Khamis, 7 Februari 2008

BILA NAK SAKSI....


Wajah mu kerap ku mimpi
Wajah mu sering ku puja
Buatku terasa sepi
Kala ku bukakan mata
Kau masih belum pun ku punya
Rinduku masih kau tak peka
Cintamu kerap ku mimpi
Cintamu sering ku damba
Buatku terasa sedih
kala ku bukakan mata
Kau masih belum pun ku dakap
Rinduku masih kau tak singkap
Bila nak saksi
Kau datang terkulai
Bila nak saksi
Kau datang membelai
Bila nak saksi
Cintaku sampai
Dirimu kerap ku mimpi
Dirimu sering ku khayal
Aku angan-angankan
Kau dapat bersama
Nyatakan cinta yang terpendam
Membina istana tersergam
Bila nak saksi
Kau datang terkulai
Bila nak saksi
Kau datang membelai
Bila nak saksi
Cintaku sampai
Kau masih belum pun ku punya
Rinduku masih kau tak peka
Bila nak saksi
Kau datang terkulai
Bila nak saksi
Kau datang membelai
Bila nak saksi
Cintaku sampai
Bila nak saksi
Cintamu kugapai .....ooooo...
Dirimu kerap ku mimpi
Dirimu sering ku khayal
Aku angan-angankan…

Rabu, 6 Februari 2008

ingat mengingati....

Wahai Rasul Ku Rindu Hikmahmu Sahabat-sahabat,dengan nama Allah,mari kita..


Saling merapatkan,bukan merenggangkan
Saling mempersaudarakan,bukan memperseterukan
Saling mengilmukan,bukan menjahilkan
Saling menyatukan,bukan memecahbelahkan
Saling menyayangkan,bukan membencikan
Saling mempermudahkan,bukan menyusahkan
Saling mencerahkan,bukan menggelapkan
Saling menyelesaikan,bukan membebankan
Saling membijaksanakan,bukan membebalkan
Saling memurnikan,bukan mengeruhkan
Saling mensalihkan,bukan memfasikkan
Saling menggembirakan,bukan menyedihkan
Saling memuliakan,bukan menghinakan
Saling menguatkan,bukan melemahkan
Saling membinakan,bukan meruntuhkan
Saling meningkatkan,bukan menurunkan
Saling menguntungkan,bukan merugikan
Saling mengindahkan,bukan memburukkan
Saling menyedarkan,bukan memalukan
Saling membahagiakan,bukan mencelakakan
Saling mendoakan,bukan mela'natkan
Saling mentaqwakan,bukan memaksiatkan
Saling melembutkan,bukan menggarangkan
Saling menasihatkan,bukan menggelarkan
Saling mendamaikan,bukan menggawatkan

Isnin, 4 Februari 2008

BAYANGAN....

Aku bukanlah seorang pujangga
Syair-syairku tak seindah kata-kata
Keraguan adalah pembaringanku
Keputus asaan adalah selimutku
Burung merpati bukan hanya terbang sembarang
Angin bukan hanya bertiup semilir
Memadu kasih bukanlah sebuah permainan
Sama sekali bukan
Aku pernah bertemu putra tidurku
Seolah tak ingin kehilangan
Kukejar dirinya hingga padang mimpi
Bayang-bayang dirinya seakan-akan dapat kuraih
Kuhulurkan lengan ini
Agar tanganku dapat digenggam
Hingga aku mampu berlari bersama dirinya
Namun…. Saat ini
Dirinya sudah menjauh
Memanggilnya hanya membawa kekecewaan
Karena aku tahu di mana dirinya berada
Sepasang kaki yang letih ini
Tak mampu lagi mengejarnya
Luluh harapan
Berkecai impian
Fikiran yang keruh,
Jiwa yang sakit dan raga berlumuran hampa
Tak pantas kuberharap apapun
Sesalku untuk temani sepiku
Candaku untuk tinggalkan sedihku
Senyumku untuk lupakan kekecewaanku
Ingin rasanya kutertawakan
Cermin di hadapanku ini karena
Kekhilafanku….

Sabtu, 2 Februari 2008

MERSIK BERBISIK...

Duhai malam....
Dalam kelam nadiku berirama pilu
Fikiran berseloka rindu
Menitip biasan kenangan lalu
Menebus meresap ke perdu kalbu
Aduhai....bayu suram
Desiranmu longlai membelai diri
Membelit rungkah merasuk sanubari
Teriang-iang sendu nyanyian semalam
Memeluk mesra jiwa yang keresahan
Alahai kilau kilasan....
Pelupuk semangat menari bimbang
Menghambat keras menghalau rindu
Menjaring rasa menyimpul walang
Menabak silau bayangan kenangan
Agar sedar mengukur jarak kehilangan
Agar terhapus gerimis kecundang
Agar mereda desah kehampaan
Berderai gerimis dalam kesepian
Mengunci langkah nan sumbang
Wahai rembulan
hadirkan bahagia dihati yang lama terdiam
menjadi saksi cinta ku yang lama terpadam
berikan cahaya indahmu
untuk menerangi lenaku yang panjang
Wahai Sang rembulan
Berikanku sebuah harapan
Agar bisa kuubati laraku yang mencengkam
Bagi merelakan sebuah pemergian
Walau berat namun pasrah melepaskan
Bara cinta seusia zaman
Wahai sang arjuna
Pujaan yang selama ini mengertikan aku
Tak pernah ragu akan setiaku
Tulus.... kudus mewarnai cintaku
yang selama meraja dihati

lautan kata...


engkau adalah lautan aksara
yang tak bisa kurangkai
dengan sederhana
engkau adalah lautan kata
yang tak bisa kukata
dengan hati terbuka
engkau adalah lautan makna
yang tak bisa kucerna
dengan sekali warna
engkau adakah lautan sunyi
yang tak bisa kutembus
walau dengan rindu menghunus
engkau adalah lautan mimpi
yang tak bisa kubeli
walau kugadai hati
engkau adalah lautan kata
yang tak bisa kumengerti

Jumaat, 1 Februari 2008

ku berlari.....



Ku langkahkan kaki ini
Di hangat mentari pagi
Ku syukuri hari ini, aku masih berdiri
Dan aku tinggalkan masa kelabu
Dan lalu mulakan jalannya kerna-Mu
Semangat optimis diri jalan hari dengan pasti
Selama jantung berdetak, selama itupun
Takkan berhenti berlari wujudkan mimpi
Terus berlari agar hidup ini bererti
Terjatuh bangkit aku kembali
Susah payah aku tak peduli
Kerna hidup hanya sekali
Dengarkanlah teman seloka hiburan
Tak perlulah kita asyik nak berlawan
Kita semua kawan tak boleh berlawan
Kalau kita renggang kita ketinggalan
Bebaskan dirimu dari dibelenggu
Teruskan langkahmu ayuh kita maju
Mari bersamaku nyanyi lagu ini
Jangan difikirkan resah yang di hati
Semua itu hanya dimindamu
Tak perlu kau sangsi tak perlu kau ragu
Segala-galanya pastikan berlalu
Mentari kan muncul mendung kan berlalu
Suka duka perkara biasa
Kita pasti lalu bezanya pada waktu
Bila berlari kenalah berstrategi
Jangan ikut hati, ikut hati nanti mati
Biarlah terlambat atur jalan cermat
Pelan-pelan kayuh jangan sampai otak penat
Sentiasa bawa diri hati-hati hari-hari beri erti pada diri
Jangan berhenti kejar mimpi
Senyuman diberi tanpa semua benci menghantui hati
Biarkan saja, takdir semua nyata
Bersyukurlah masih lagi bernyawa
Dan aku tinggalkan masa kelabu
Takkan berhenti berlari wujudkan mimpi
Terus berlari agar hidup ini bererti
Takkan berhenti
Berlari wujudkan mimpi
Terus berlari
Agar hidup ini bererti
Takkan berhenti berlari wujudkan mimpi dan hakiki
Berlari..
**** Karangan bunga yg dihadiahkan oleh ADIK KESAYANGAN MAWARUNGU..... CIK HANIZ. tq dik.... karangan mawarungu ini mewakili jiwa MAWARUNGU.... tq dik.... yg sudi teman berteman ngan akak.... tq dik.... yg sudi berbicara saban malam wlu kepenatan merantai diri,... k... ole2 kite dah siap.... nnt akak poskn..... heheheheheeee...

assalammualaikum........ selamat pagi...