Memaparkan catatan dengan label abadi selamanya - maya. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label abadi selamanya - maya. Papar semua catatan

Rabu, 14 Julai 2010


Lamenyer x masok siniii... windu laksss.... adesssshhhh..... mmg teramat winduuuuuuu (x terluah ngan kate2.) Tetibe lagu nih yg muncullll..... zasssss~~~~ LAYANN!!
HASRATKU MEMINTA
KUDRAT TAK BERDAYA
KILAS PERTEMUAN KITA
SAAT MANIS ITU
MENJADI TERHARU
AKU PUN KELIRU
KITA TIADA LAMA
SEPANJANG MALAM KENANGAN
AKU MEMBELAIMU SAYANG
DIKOTA YANG MALANG
HATIKU DICENGKAM MALANG
WALAU MATA BARU TERPEJAM
SEAKAN LAMA KAU TELAH KU PANDANG
BERTAKHTA LENA DIPUNCAK BAHAGIA
TERJAGA AKU TANPA DIRIMU
DIDALAM KOTA YANG MALANG
AKU MALANG TERSISIH CINTA
TINGGAL DALAM BAYANGAN
DAN KUSIMPAN KENANGAN
KAU DIMANA
TIBA MENGHILANGKAN DIRIMU
INGINKU MEMBURUMU
DIKOTAMU YANG BISU
DISINI MALAMNYA
TERASA MEMBEKU
MALANG OH MALANG
~~~~~~~~~~~~~~~~ mmg sesuaiiii..... huhuhuhuhu..~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Sabtu, 2 Mei 2009

UNTUK SEGALA SESUATU ADA WAKTUNYA ~~~YG PERNAH HADIR DLM HIDUPKU....

untuk segala sesuatu ada masanya,
untuk apa pun di bawah langit ada waktunya.
ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal,
ada waktu untuk menanam,
ada waktu untuk mencabut yang ditanam;
ada waktu untuk membunuh, ada waktu untuk menyembuhkan;
ada waktu untuk merombak, ada waktu untuk membangun;
ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa;
ada waktu untuk meratap; ada waktu untuk menari;
ada waktu untuk membuang batu, ada waktu untuk mengumpulkan batu;
ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk;
ada waktu untuk mencari, ada waktu untuk membiarkan rugi;
ada waktu untuk menyimpan, ada waktu untuk membuang;
ada waktu untuk merobek, ada waktu untuk menjahit;
ada waktu untuk berdiam diri, ada waktu untuk berbicara;
ada waktu untuk mengasihi, ada waktu untuk membenci;
ada waktu untuk perang, ada waktu untuk damai.

HIDUP ADALAH PERJUANGAN

Hidup adalah sebuah kesempatan, manfaatkan
Hidup adalah sebuah keindahan, kagumi
Hidup adalah kebahagiaan, rasakan
Hidup adalah impian, realisasikan
Hidup adalah tantangan, temui
Hidup adalah kewajiban, penuhi
Hidup adalah pekerjaan, laksanakan
Hidup adalah mahal, sayangi
Hidup adalah kekayaan, lindungi
Hidup adalah cinta, miliki
Hidup adalah misteri, kenali
Hidup adalah janji, tepati
Hidup adalah kesusahan, atasi
Hidup adalah nyanyian, lagukan
Hidup adalah perjuangan, terima
Hidup adalah tragedi, hadapi
Hidup adalah petualangan, beranikan diri
Hidup adalah keberuntungan, dapatkan
Hidup adalah sangat mulia, jangan dibinasakan
Hidup adalah hidup, perjuangkan

oleh : Bunda Theresa

*** MAAF SAHABAT... BUKAN AKU SAJA MENGHILANGKAN DIRI TAPI ADA URUSAN YG SGT MEMERLUKAN AKU TERUS FOKUS KEPADANYA..... ADIK ANIZZZ & ADIK SHAM MISS U ALL SO MUCHHH... INSYAALLAH NNT AKAK AKN CALL.....

Khamis, 13 Mac 2008

CINTA....


CINTA itu cahaya sanubari,
Kurniaan Tuhan fitrah insani
Dan di mana terciptanya CINTA,
Disitu rindu bermula…..
CINTA itu tidak pernah meminta,
Tetapi memberi sepenuh rela,
Rasa bahagia biarpun sengsara,
berkorban segala-gala…..
Semua kerana CINTA,
Yang pahit manis dirasa,
Penghibur nestapa,
Merawat duka, damai dijiwa……
Terpadam api benci permusuhan,
Terjalinlah kasih sayang,
Begitulah CINTA yang diidamkan,
Tanpa nafsu yang mencemarkan…..
Dan jangan pula kerana berCINTA,
Kita pun leka entah kemana,
Dan jangan pula kerana berCINTA,
Tergadai semua maruah agama…..







Rabu, 12 Mac 2008

CINTA & WAKTU


Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda-benda abstrak: ada Cinta, Kesedihan, Kekayaan, Kegembiraan, Kecantikan dan Waktu. Mereka hidup berdampingan dengan baik.

Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik dan akan menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri.

Cinta sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air makin naik membasahi kaki Cinta. Tak lama Cinta melihat Kekayaansedang mengayuh perahu.
"Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!" teriak Cinta.
"Aduh! Maaf, Cinta!" kata Kekayaan, perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak dapat membawa-mu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini." Lalu Kekayaan cepat-cepat mengayuh perahunya pergi.
Cinta sedih sekali, namun kemudian dilihatnya Kegembiraan lewat dengan perahunya.
"Kegembiraan! Tolong aku!", teriak Cinta. Namun Kegembiraan terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tak mendengar teriakan Cinta. Air makin tinggi membasahi Cinta sampai kepinggang dan Cinta semakin panik. Tak lama lewatlah Kecantikan.
"Kecantikan! Bawalah aku bersamamu!", teriak Cinta.
"Wah, Cinta, kamu basah dan kotor. Aku tak bisa membawamu ikut. Nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini." sahut Kecantikan. Cinta sedih sekali mendengarnya. Ia mulai menangis terisak-isak. Saat itu lewatlah Kesedihan.
"Oh, Kesedihan, bawalah aku bersamamu," kata Cinta.
"Maaf, Cinta. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja" kata Kesedihan sambil terus mengayuh perahunya.
Cinta putus asa. Ia merasakan air makin naik dan akan menenggelam-kannya.Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara,
"Cinta! Mari cepat naik ke perahuku!" Cinta menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua dengan perahunya. Cepat-cepat Cinta naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya.
Di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan Cinta dan segera pergi lagi. Pada saat itu barulah Cinta sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa orang tua yang menyelamatkannya itu. Cinta segera menanyakannya kepada seorang penduduk tua di pulau itu, siapa sebenarnya orang tua itu.
"Oh, orang tua tadi? Dia adalah Waktu." kata orang itu.
"Tapi, mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya. Bahkan teman-teman yang mengenalku pun enggan menolongku" tanya Cinta heran.
"Sebab," kata orang itu, "hanya Waktulah yang tahu berapa nilai sesungguhnya dari Cinta itu ..."
*** eemmm... 1 kisah yg menarik... secara logik bagus utk dibaca.... tetapi mawar tahu niat sahabat mawar ini baik mahu menasihati mawar.... tp dlm mase yg sama dia kenakn mawar.... isk... baik sungguh hatimu sahabat,,, sungguh baik....hehhehehee....



Sabtu, 9 Februari 2008

LELAKI & WANITA.....renung2kanlah....

WANITA : Siapa yang paling kamu cintai di dunia ini?
LELAKI : Kamu!!!
WANITA : Menurut kamu, saya ini siapa?
LELAKI : (Berfikir sejenak, lalu menatap WANITA dengan pasti). Kamu, tulang rusukku!

Kerana Allah melihat bahawa Adam kesepian. Saat Adam sedang lena tidur, Allah mengambil rusuk Adam dan menciptakan Hawa. Semua LELAKI mencari tulang rusuknya yang hilang dan saat menemukan wanita untuknya, tidak lagi merasakan sakit di hatinya...

Setelah berkahwin, pasangan itu mengalami masa yang indah dan manis untuk sementara. Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam kesibukan masing-masing dan kelelahan hidup yang ada. Hidup mereka menjadi membosankan.

Kenyataan hidup yang kejam membuat mereka mulai menyisihkan impian dan cinta satu sama lain. Mereka mulai bertengkar dan pertengkaran itu mulai menjadi semakin panas. Pada suatu hari pada akhir sebuah pertengkaran WANITA lari keluar rumah.

Saat tiba di seberang jalan, dia berteriak "Kamu tidak cintakan saya lagi!!!". LELAKI sangat membenci ketidakdewasaan WANITA dan secara spontan juga berteriak "Saya menyesali perkahwinan ini! Kamu ternyata bukan tulang rusukku!!!"

Tiba-tiba WANITA terdiam, dan berdiri kaku untuk beberapa saat. LELAKI menyesali akan apa yang sudah dia lafazkan, tetapi seperti air yang telah tertumpah tidak mungkin untuk diceduk kembali. Dengan berlinang air mata, WANITA kembali ke rumah dan mengambil barang-barangnya, bertekad untuk berpisah.

"Kalau saya bukan tulang rusukmu, biarkan saya pergi. Biarkan kita berpisah dan mencari pasangan sejati masing-masing".

Lima tahun berlalu. LELAKI masih belum lagi berkahwin, tetapi berusaha mencari khabar akan kehidupan WANITA. WANITA pernah ke luar negeri tetapi sudah kembali. Dia pernah berkahwin dengan seorang asing dan bercerai. LELAKI agak kecewa bila mengetahui WANITA tidak menunggu, sepertinya.

Dan di tengah malam yang sunyi, dia meminum kopinya dan merasakan sakit di hatinya. Tetapi LELAKI tidak sanggup mengakui bahawa dia merindukan WANITA.

Suatu hari, mereka akhirnya bertemu kembali. Di airport, tempat di mana banyak terjadi pertemuan dan perpisahan, mereka dipisahkan hanya oleh sebuah dinding pembatas.

LELAKI : Apa khabar?
WANITA : Baik... kamu sudah menemui tulang rusukmu yang hilang?
LELAKI : Belum.
WANITA : Saya akan terbang ke New York dengan penerbangan berikut. Saya akan kembali 2 minggu lagi. Telefon saya kalau kamu berkesempatan. Kamu tahu nombor telepon saya kan?Tidak ada yang berubah.

WANITA tersenyum manis, berlalu di hujung lafaz "Selamat tinggal..."

Satu minggu kemudian, LELAKI menerima khabar WANITA adalah salah seorang korban Menara WTC. Malam itu, sekali lagi, LELAKI meneguk kopinya dan kembali merasakan sakit dihatinya. Akhirnya dia sedar bahwa sakit itu adalah kerana WANITA, tulang rusuknya sendiri yang telah dengan bodohnya dia patahkan.

**** Dari SUDUT HATI.... MAWARUNGU TULANG RUSUK SIAPA????

Khamis, 31 Januari 2008

aku masih setia



Kini genap sepurnama
Sinar pergi selamanya
Bermalam berairmata
Takkan membawanya
Pulang kepada ku
Aku redha...
Redha apa yang telah terjadi
Namun tak dapat ku nafi
Hancur lebur ku dihati
KU SETIA
AKU MASIH CINTAINYA
DALAM TIAP DOA
AKU SEDIH HIBA
MENGINGATI DIRINYA
AKU RINDU
TERAMAT RINDU DAN PILU
OH TUHAN
KURNIAKAN RAHMAT KE ATASNYA
SELAMA-LAMANYA..
Terkenang suatu ketika
Hidup ku tiada arah yang sebenar
Dia bagaikan pelita
Menyuluh hidupku
Dengan nafas cinta
Aku redha..
Pemergiannya
Walau ku rebah
Kini hanyalah di mimpi
Melepas rindu kasih
AKU RINDU
TERAMAT RINDU DAN PILU
OH TUHAN
KURNIAKAN RAHMAT KE ATASNYA
SELAMA-LAMANYA
DAN SEMOGA DIA
TAHU HAKIKATNYA
AKU MASIH CINTA

Sabtu, 26 Januari 2008

rindu ini....

Rindu ini
Ada kalanya amat menusuk jiwa
Menyentap gelisah kalbu
Merobek seluruh ragaku
Rindu ini
Seandainya bisa diuntai
Pasti terilham mutiara terindah
Penyeri segenap sanubariku
Rindu ini
Alangkah syahdunya terasa
Seandainya disambut mesra
Terubat gelora jiwa
Tenang segala gundah gulana
Namun apa dayaku
Tidak mungkin niat tercapai
Tidak mungkin dapat terluahkan
Walaupun bisikan cuma
Kerana aku hanya sekadar menumpang lalu
Dalam lipatan kembaramu

Khamis, 24 Januari 2008

Buat Yang Mengerti Bicara ini...

Ku lihat di ufuk barat
lembayung sutera ungu mencengkam
mentari membenam suria
bersama sejalur pelangi senja
dan kalau kau melihat pelangi nanti
ingatlah akan perbicaraan batin
tentang keindahan alam dan kedamaian jiwa
kita tidak sangsi akan keunikkan ciptaanNya
jalur pelangi beraneka warna

kita uraikan warnanya
kemudian kita satukan semula
lalu kita titi pelangi dengan mata dan hati kita
di sana akan lahir bait-bait kata
meremang segenap sanubari
membasuh pentas rindu...
merenung pada senja merah yanag berlabuh

debar menanti malam yang muncul
dan bila peradaban langit berlaku
aku ingin sekali mencantumkan
degup jantung dengan debar atma
agar iramanya serentak...
membebaskan amukan rindu
sepasrahnya....
berada di ranjang malam

aku menjadi perindu malam
menghitung kerlipan bintang di langit
juga menjadi penunggu pantai sejati
merenung lautan biru yang terhampar
mencari hujung layar yang muncul
aku sendiri tidak pasti
hanya detakan hati mengheret aku
terjebak dalam pelawaannya
ku kais-kais pepasir pantai

mencari butiran kata yang terkubur..
saksikanlah riak-riak ombak dipuput bayu
langit tidak selalu mendung..
cahaya mentari tidak selalu dapat meneluskan surianya...
bekalkan daku bicara madahmu
biar hari kosong tanpa mu
tidak sesepi langit malam tanpa bintang..!!

Ahad, 20 Januari 2008

jiwa ini....

Pasrah.
Itu sahaja yang dapat aku lafazkan di tika ini.
Sememangnya itulah yang aku rasakan di saat ini.
Perasaan bercelaru.
Jiwa bergelora.
Minda berkecamuk.
Emosi tidak menentu.
Argghh!!!!
Aku mesti lupakan segala ini.
Bukan lupakan terus tetapi kurang mengingati dirinya.
Agak bodoh diriku ini.
Kenapa perlu meratapi perpisahan yang terjadi?
Sedangkan si dia tengah berbahagia saat ini disamping insan yang dicintainya.
Biar ku rawat segaris luka ini
Agar bisa ia sembuh.
Hanya parut yang tidak berdarah.
Sebagai tugu ingatan.
Apa yang telah berlaku bisa mematangkan aku.
Aku perlu terus memandang ke hadapan.
Dan sesekali memandang ke belakang agar menjadi kenangan kepada diriku.
Dan sebagai iktibar di masa hadapan.
Hidup perlu diteruskan.
Setiap berlaku pasti ada hikmahnya.
Itu yang perlu aku dijadikan pegangan hidupku buat masa ini.
Agar aku tidak terus hanyut dibuai arus kehidupan.
Dan juga tidak jauh tersasar dari landasan yang benar.
Teringat kata-kata seorang temanku.
Kita memang kena jumpa orang yang salah baru jumpa yang betul.
Kesahihan kata-kata itu tidak dapatlah kupastikan.
Bukakan kotak mindamu. Bukakan mata hatimu.
Bisik hati kecil ku
Seolah-olah menyedarkan aku dari lamunan yang panjang.
Aku perlu bangkit.
Bangkit dari kesuraman hidup.
Perlu kembali bersemangat sepertui biasa.
Meneruskan hidup seperti sediakala.
Tiada gunanya untuk terus menyalahkan diri sendiri
Yang berlaku kan tetap berlaku....

Jumaat, 18 Januari 2008

Monolog hati yang lara...... Semalam, Hari Ini Dan Esok...


Semalam........ di sudut ruang diriku ini, telah tercipta suatu cerita pada seluas fatamorgana ... aku tertanya akan diri sendiri tentang sebuah ilusi yang tercorak di maya ini..
Dihujani dengan kalimah-kalimah sayu menghiris. di tujahi bait-bait pilu menghimpit. Kini aku seorang perindu yang kian lemas dibelai oleh cerita luka semalam..... menyimpulkan bait-bait nan kecundang, berkumandang garang lantas menjerat diri dan mengheret kuntuman-kuntuman kenangan berlabuh disudut hati nan lara. Apakan daya, telah ditakdirkan kasih hanya untuk semusim berlalu.... ibarat sebuah kapal teroleng-oleng tanpa nakhoda di tengah lautan yang meluas, kemudian datang menghampiri sebuah pelabuhan dan pantai itu sebagai suatu persinggahan cuma.
Diri ibarat kapal yang belayar menuju ke destinasi, mengusung selaut rindu yang bergelora menghempas dan mencengkam di jiwa yang kekosongan terlantar di sudut hati yang terbiar sepi. Dari bayu yang sepoi menyapa... kutitipkan angin semangat yg kian menghilang. Ombak-ombak keyakinan harus ku gapai, kebahagiaan harus ku cari biar tersembunyi di celah lautan pasir, namun jiwa ini kalah dan tewas dengan permainan hati yang sentiasa dihujani air mata rindu dan desiran gemuruh esakan ombak.
Malam ini.... rindu ku mengajak kau hadir dalam setiap mimpiku tapi mata enggan terlena. Tidak dapat ku menahan sebak walau sebenarnya tak ingin menitiskan air mata buat mu lagi. Ingin benar ku mendengar bicara mu seperti dahulu, disulami rintihan perasaan...tapi apakan daya...!
Teratai yang kian layu itu menagih limpahan air untuk membasahi kelopak merkah agar dapat berkembang indah. Malam ini.... aku termenung mengharap bulan sudi mampir di jendela namun kegelapan malam tiada bercahaya...... Akhirnya malam ini seperti malam-malam yang lalu..... aku berendam dengan si air mata...... Entah esok dan seterusnya..... akan sirnakah reash rindu ini kerana aku yang tidak mampu....

Isnin, 14 Januari 2008

BERDARAH LAGI....

SETELAH BERTAHUN...


Hujan masih di luar tak berhenti
Terasa dingin lagi
Hati sedih terkenangkan kembali
Wajah mu yang suci
Memandang ku
Di hari terakhirmu
Sendu dan tangis ku
Mengiringi pemergian mu

Namun hati ku tak pernah cuba
Untuk menerima pengganti mu
Biar di palu seribu resah
Pada redup wajah senja
Ku tergambar cinta kita
Masih diselimuti cahaya
Terang sesegar bak kali pertama
Walaupun telah bertahun
Jasadmu berselindung

Ku tergambar cinta kita
Tak mungkin kan ada penghujungnya
Pabila sang mentari dah menjelma
Terasa engkau dan aku masih bersama
Biar mendung berlalu dan berhenti
Aku tetap di sini
Bersenandung pada mu saban hari
Kasih yang sejati
Bersemadi



*** Ah!!!! aku tewas lg.... tewas dlm percaturan hati. Tewas dlm mencerakin permainan hati.... tewas dlm memaknakan permintaan hati. Tapi.... itu bukan persoalan nyer. Kerana rase kehilangan x sama seperti perit saat gerhana jiwaku yg dahulu.... lagu ini seperti imbasan perjalanan jiwaku yg kehilangan dan masih di sini menghitung bilah2 hari, menganyam buih-buih kenangan yg ku pintal lalu ku jadikan kalung semanngat dlm meneruskan kehidupanku..... - aku yang bernama MAWARUNGU -

SELAMAT PAGI.....

selamat pagi..
Semoga pagi ini kite memperolehi kekuatan untuk meneruskan tugas dan amanah yg kite pikul....
Lakukanlah ngan tenang dan sabar agar sepanjang hari kite aman dan menenangkan...... amin...

Ahad, 13 Januari 2008

Menangislah jika perlu....

Tangisan memiliki kekuatan tersendiri.
Tangisan membuat insan rasa tawadduk,
sementara ketawa memjadikan insan takabbur.
Tanggisan membuat hati manusia cair dan bersih,
ketawa membuat hati jadi keras.
Tangisan membentuk keazaman dan penyesalan

supaya peristiwa sedih tidak berulang
sedangkan ketawa sebaliknya,
merasa puas dengan apa yang terjadi.
Tangisan membuat insan lebih dekat pada tuhan,
ketawa sebaliknya.
Tangisan adalah sunnah Ambia,

ketawa adalah sunnah musuh-musuh mereka.
Orang yang menangis akan lebih cuba untuk membetulkan dirinya,
orang yang ketawa sebaliknya....
Setiap titik air mata yang menitis tidak akan pernah hilang,
ia akan tetap kekal sekekal perasaan luka di hati,
Tangisan adalah luahan hasil dari perasaan..
tanda hati masih lembut dan subur,
ia menandakan hati yg hancur,
Walaupun luka masih kekal

tetapi bersamanya keazaman utk tidak akan berulang
nota-nota penyebab kesedihan dan kelukaan,
Tangisilah,
menangislah kerana ia adalah bahasa fitrah,
Bahasa pertama manusia ketika dilahirkan,
bahasa yg di dengar oleh tuhan

kerana tangisan adalah bahasa hati,
luahan perasan yg tidak mampu diungkapkan dengan kata-kata.



++ PUISI NI DI SUMBANGKAN OLEH ADIK KESAYANGAN MAWAR UNGU... ADIK HANIZ.... DAN TUAN PYE NUKILAN NI ADALAH UNCLE SI HANIZ UNCLE BEB..... TQ DIK... AKAK AMAT HARGAI...

YANG TERKURUNG DI JIWA...

Dari beribu waktu yang ku lalui
Hanya ada sedikit waktu yang dapat jamah kalbu.
Dari bias kilat sang ungu,
Bagiku terasa bak sembilu.
Diri datang bagaikan arang,
Lumat kegelapan tanpa fikir panjang.
Diri datang ibarat sang helang
Terombang badai, khidmat terlempar melayang
Rintihanku syairkan garang,
Pekikanku tembangkan petang,
Jeritanku keringkan karang.
Untuk apa?
gayuh suara itu' terawang kedepan '.

Ku intai senja ku agar kau tak datang,
Ku intai malam ku damba kau kan hilang,
Mengapa ......?
Diri ingin bangkit.
mengejar sang impian,
Tapi....
Kau tikam aku, hingga bangkitkan angan,
Hingga.......
Sedetik waktuku sempat terhenti.......
dan aku seketika
Tanpa lakukan apa - apa
Kau kian menghilang,
Ku biarkan luka terhidang,
Ku menangis kau tertawa riang.
Sampai kapan..........!!!
Tak ada lagi jwa bimbang di atas azab yang menggila
Atau, tak kan ada jiwa lagi dalam kerangka raga maya adanya,
Atau, perlu terkubur rapi tanpa peduli tebaran sembrani kegundahan
Aah!!!!........ hanya aku yang menggerti.....

*** cebisan puisi dr seorg sahabat yg memahami siapa MAWAR UNGU....
yg mengetahui ape yg berlaku.... terima kasih teman.... biar jauh di mata namun... semangat yg kau sadurkn membuat aku terharu....

jiwa ini...

Ya Allah....
Sejukkanlah gelora hati ini
Dengan salji keyakinan
Padamkan gelojak api jiwa ini
Dengan air keimanan
Berikanlah rasa damai
Pada jiwa yang dalam kegelisahan ini
Tunjukkanlah penglihatan ini
Menuju cahayaMu
Bimbinglah kesesatan ini
Ke arah jalanMu Ya Allah…

Jalan orang-orang yang Kau Redhai…

Sabtu, 12 Januari 2008

DOAKU.....

Ilahi......
Andai ini ujian penghapus dosaku
Tabahkan hatiku menerimanya

Ilahi......
Andai ujian ini
Jadi penyuci jiwa kotorku
Redhakan ku menerimanya

Ilahi.......
Andai rasa sakit ini
Bisa mendekatkan kepadaMU
Walau sejengkal.....
Teguhkan imanku menerimanya

Ilahi.......
Andainya segala yang berlaku
Adalah semata-mata kerana kasihMU
Sudilah kiranya Kau menerima taubatku ini
Kerana ku terlalu takut akan azabMU

Sedangkan ku tak layak ke syurgaMU

Ilahi.......
Kudambakan cinta Ilahi
RedhaNya kujejaki
Amin......

Ahad, 6 Januari 2008

kita kawan....

Kawan...........,
benarkah kita sedang berkawan
betulkah kita tak pernah berlawan
serasikah kita dalam berkawan
tuluskah kita dalam berkawan

Kawan...........,

pinta ku... jangan aku ditinggalkan
rayuku..... usah aku kau lupakan....
hatiku.... sukar aku....
untukku..... kau ku lepaskan tangisku....
bukan kau yang aku hindarkan

Kawan...........,
biar kering air dikali
biar hujan membanjiri bumi
biar panas sepanjang hari
biar ribut meredah alam

Kawan...........,

kau...., masih kawan yang macam semalam
kau...., masih tercatat dihati seperti semalam
kau...., masih diingatan...
sentiasa diingatan.....

Kawan...........,
hampir sepurnama kita berkawan....
adakah sepurnama juga kita dijalinan 'kawan'

Kawan...........,
aku...., tak mampu untuk berlari mengejarmu
aku...., hanya mampu untuk sama berlari denganmu
aku...., tahu aku tak mungkin kehilanganmu
aku...., tak tahu adakah kau akan kehilangku....

Kawan...........,
terimakasih... kerana kita pernah berkawan
terimakasih... sebab kita masih berkawan
Kawan..........., benarkah kita sedang berkawan

Kawan...........,
kau...., masih kawan yang macam semalam
kau...., masih tercatat dihati berkawan
terimakasih... sebab kita masih berkawan

"Teman Sejati Bukan yang Selalu Dekat DiMata, Dekat Bicaranya Tetapi Dia yang Setia di Hati dan Diingati Dalam Setiap Bisikan Doanya"